Monday, 22 June 2015

Perbedaan gurame jantan dan betina

Gurame merupakan ikan rawa dalam habitat aslinyaIkan Gurame hanya  kawin (Mijah;bhs sunda)  pada musim kemarau saja. Proses ini tentu saja menghambat para pengusaha Budidaya Ikan Gurame yang menginginkan proses pemijahan yang lebih banyak. Oleh karena itu ketika dipelihara secara intensif melalui berbagai rekayasa lingkungan, ikan gurami bisa melakukan perkawinan sepanjang tahun. Lewat proses ini akan sangat menguntungkan para pengusaha Budidaya Ikan Gurami. Proses ini akan menghasilkan telur-telur yang akan menetas menjadi larva.Pengadaan larva yang berkualitas baik akansangat mempengaruhi hasil Budidaya ikan Gurame. Larva yang berkualitas baik didapatkan dari induk yang berkualitas baik juga. Hal ini memang sangat berkaitan secara erat.Untuk mendapatkan induk yang berkualitas baik, sebaiknya pengusaha Budidaya Ikan Guramw mengatahui Bagaimana Cara Pemilihan Induk Ikan Gurami untuk Usaha Budidaya Dengan Teknik Pemijahan. Berikut sedikit tentangCara Pemilihan IndukIkan Gurame untuk Usaha Budidaya Dengan Teknik Pemijahan.Sebelum semua tahapan dimulai, sebaiknya pengusaha Budidaya Ikan Gurame terlebih dahulu mengenal perbedaan indukk gurame jantan dan induk gurami betina. Bagi yang telah terbiasa berinteraksi dengan ikan gurami tentunya tidaklah sulit untuk membedakannya. Sebaliknya untuk yang tidak terbiasa berinteraksi dengan ikan gurami akan mengalami kendala serius dalam membedakan ikan gurame jantan dan ikan gurame betina.

Berikut  perbedaan induk ikan gurami jantan dan induk ikan gurami betina yang bisa di identivikasi secara kasat mata

^# Induk jantan
1.Bentuk Dahi Menonjol
2.Sirip dada ikan Terang
3.Dagu ikan berwarna kuning
4.Jika ditaruh di tempat datar ekornya akan melengkung ke atas
5.Bila kelaminnya dipencet secara perlahan akan mengeluarkan cairan putih seperti susu*.

# Induk Betina
1.Bentuk Dahi Datar
2.Sirip Dada Ikan Gelap Kehitaman
3.Dagu Berwarna Putih kecoklatan
4.Jika ditaruh ditempat datar ekornya akan bergerak-gerak
5.Bila Kelaminnya di pencet secara perlahan tidak akan mengeluarkan apapun
Setelah kita lihat perbedaan antara ikan gurame jantan dan ikan gurame betina sepertidiatas, maka kita bisa memilih indukan untuk kita pijahkan

Pendederan Gurame di kolam terpal

Pendederan Gurami di Kolam Terpal. Pengelolaan di kolam terpal ini lebih efektif, cara membersihkannyal ebih mudah, serta kebersihan air kolam lebih terjaga.
Ikan gurame tetap menjadi salah satu komoditas andalan di kalangan pembudidaya ikan air tawar. Harga jual yang cukup tinggi dan stabil dipasaran serta permintaannya yang tetap tinggi menjadi daya tarik utama ikan yang biasa hidup  rawa ini . untuk mengembangkan usaha pendederan(pembesaran benih) gurame, lokasi kolamnya bisa kita buat sendiri. idak seperti biasanya,pendederan yang akan kita lakukan bukan di kolam tanah melainkan di kolam terpal. Dengan cara ini pendederan gurami. lebih efisien. Apalagi pendederan gurami dengan kolam terpal memiliki beberapa keuntungan dibanding menggunakan media tanah. untuk pendederan gurami di media kolam tanah kurang bagus karena suhu tidak bisa dijaga tetap stabil,”. “Dengan kolam terpal kondisi itu dapat dihindari dan suhu air di pendederan dapat dijaga tetap stabil,” Kualitas Lebih Bagus benih gurame bisa tumbuh dengan cepat dibandingkan dengan di kolam tanah dengan kualitas yang baik. Perbandingan benih gurami dari telur sampai umur 1 bulan di kolam terpal bisa mencapai ukuran 10cm. Sedangkan jika didederkan di kolam tanah ukuranbenih hanya mencapai sekitar 5 cm dan kematian benih pun lebih tinggi. “Pertumbuhan dari benih ukuran silet ke bungkus korek api jika di kolam terpal,hanya membutuhkan waktu sekitar 15 – 20 hari, ukuran 7 x 7 m bisa diisi benih guramimaksimal sekitar 1.000 ekor. Untuk kepadatanoptimal per 1 m2 bisa diisi sekitar 50 – 60 ekor.

Pendederan Gurame di kolam terpal

Pendederan Gurami di Kolam Terpal. Pengelolaan di kolam terpal ini lebih efektif, cara membersihkannyal ebih mudah, serta kebersihan air kolam lebih terjaga.
Ikan gurame tetap menjadi salah satu komoditas andalan di kalangan pembudidaya ikan air tawar. Harga jual yang cukup tinggi dan stabil dipasaran serta permintaannya yang tetap tinggi menjadi daya tarik utama ikan yang biasa hidup  rawa ini . untuk mengembangkan usaha pendederan(pembesaran benih) gurame, lokasi kolamnya bisa kita buat sendiri. idak seperti biasanya,pendederan yang akan kita lakukan bukan di kolam tanah melainkan di kolam terpal. Dengan cara ini pendederan gurami. lebih efisien. Apalagi pendederan gurami dengan kolam terpal memiliki beberapa keuntungan dibanding menggunakan media tanah. untuk pendederan gurami di media kolam tanah kurang bagus karena suhu tidak bisa dijaga tetap stabil,”. “Dengan kolam terpal kondisi itu dapat dihindari dan suhu air di pendederan dapat dijaga tetap stabil,” Kualitas Lebih Bagus benih gurame bisa tumbuh dengan cepat dibandingkan dengan di kolam tanah dengan kualitas yang baik. Perbandingan benih gurami dari telur sampai umur 1 bulan di kolam terpal bisa mencapai ukuran 10cm. Sedangkan jika didederkan di kolam tanah ukuranbenih hanya mencapai sekitar 5 cm dan kematian benih pun lebih tinggi. “Pertumbuhan dari benih ukuran silet ke bungkus korek api jika di kolam terpal,hanya membutuhkan waktu sekitar 15 – 20 hari, ukuran 7 x 7 m bisa diisi benih guramimaksimal sekitar 1.000 ekor. Untuk kepadatanoptimal per 1 m2 bisa diisi sekitar 50 – 60 ekor.

PendederAn gurame

Pendederan gurame ke dalam kolam pendederan dengan cara ini bisa dilakukan oleh pembudi daya yang memiliki kolam. Ukuran kolam hendaknya tidak terlalu luas karena lebih sulit pengelolaannya. Sebaiknya, kolam yang dibuat berukuran 100 m2 per petak. Kegiatan selanjutnya adalah persiapan kolam yang sama seperti pada waktu persiapan kolam induk. Kegiatan persiapan kolam mencakup perbaikankolam, pengapuran, pemberantasan hama dan pemupukan. Umumnya, pengolahan tanah dasar untuk benih tidak dilakukan dengan cara penyangkulan tanah dasar. Bahkan, tanahdasar dibuat padat agar benih gurami tidak terbenam pada lumpur ketika dipanen.
Kolam harus di lengkapi lampu untuk mempertahankan suhu. sebelum dimasukkan dalam kolam pendederan, benih harus diaklimatisasi terlebih dahulu agar beradaptasi dengan lingkungannya. Aklimatisasi dilakukan dengan memasukkan wadah ikan beserta airnya ke dalam kolam pendederan secara perlahan. Hal ini dimaksudkan agar air kolam dan air dalam wadah pengangkut benih bercampur sedikit demi sedikit. Dengan begitu, benih akan beradaptasi secara perlahan dengan lingkungan barunya.Pendederan dapat dilakukan dari pendederan 1-4 dan ada yang sampai pendederan 5. Padat penebaran awal padakolam pendederan 1 adalah 40-60 ekor/m2 dengan berat awal benih 2 g/ekor. Pembudi daya biasa memberikan naungan berupa daun pisang kering. Tempat naungan ini sekaligus berfungsi sebagai tempat berkumpulnya benih. Selain daun pisang kering, naungan juga bisa menggunakan daundileman. Selainsebagai naungan, daundilemanjuga berfungsi sebagai antibiotika. Daun talas pun bisa di gunakan

Saturday, 20 June 2015

Makanan Gurame

Mungkin Banyak pembudidaya gurame Yang sudah tahu pakan gurame Dari mulai umur 1 bulan hingga sampai tingkat konsumsi. Akan tetapi tidak ada salahnya jika saya bahas disini. Pembahasan saya berdasarkan pengalaman Yang saya lakukan. Jadi jika ingin diikuti silahkan tapi tidak juga tidak jadi masalah.
Kita mulai Dari larva gurame. Larva gurame ini tidak perlu kita berikan makAnan karena larva gurame memiliki cadangan makAnan di kantung telurnya. Jadi jika pada masa larva ini anda memberikan makAnan, Itu kesalahan karna akan mencemari air dalam wadah tersebut.
Setelah larva sudah kehilangan kantung telur atau sekitar umur 3-4 minggu maka larva gurame akan memakan plankton di air. Baik Itu pytoplanktoon maupun zooplankton.  Stelah satu minggu kemudian larva gurame akan memakan hewan Dan tumbuhan yang sesuai dengan ukuran mulutnya srperti moina . daphina.
Setelah berumur 7 minggu gurame bisa diberi cacing sutra. Atau pakan berbentuk serbuk halus.
Setelah berumur 2 bulan anda bisa member pakan alami seperti dedaunan. Dan pakan buatan. Akan lebih bagus lagi jika di campur prebiotik